Let’s Rejoice & Sing: Glorifying The Lord

Bacaan:

Tanggal 18/19 Desember 2021

Bersyukur, bergembira dan memuji Tuhan ketika perjalanan hidup banyak rintangan dan tantangan itu TIDAK MUDAH. Bagaimana perasaan dan pikiran Maria ketika dikabarkan akan melahirkan seorang anak? Jika sebagai manusia biasa, apakah dia gembira? Tentu Tidak!! (Lukas 1:34). Tradisi Patriakal membuat kehamilan Maria menjadi MASALAH BESAR. Banyak alasan untuk Maria tidak bergembira, bersyukur apalagi memuji dan memuliakan Tuhan!! Namun, sungguh menarik dalam situasi yang tidak mudah dan menakutkan, Maria justru bergembira, bersyukur dan memuliakan Tuhan (TIDAK BIASA).

Mengapa bisa demikian? Apakah rahasianya?

  1. Relasi / kedekatan Maria dengan Tuhan (Lukas 1:31)
  2. Karunia-Anugerah (Lukas 1: 28; Lukas 1:30)
    Siapakah Maria (manusia biasa, rendah, hina, miskin, tidak sempurna) tapi dipilih untuk melahirkan seorang juru selamat bagi dunia? Semua karena kemurahan Tuhan.
  3. Sadar diri taat (Lukas 1:38)
    Fiat (terjadilah) “………., jadilah padaku menurut perkataanmu itu.” Ketaatannya pada Allah menyingkirkan ketakutan dan keraguannya.
  4. Iman percaya mengenal (Lukas 1:46-47)
    Secara manusia Maria dapat bertahan dalam situasi yang berat/ bahaya, bahkan memuliakan dan bergembira itu semua keyakinan bahwa “ALLAH ADALAH JURU SELAMATKU (IMAN)!!!!
  5. Tidak sendiri (Lukas 1:28)
    “……. Salam hai engkau yang dikarunia, Tuhan menyertai engkau”

Adven adalah masa “penantian” (lahirnya bayi Yesus 2000 tahun silam). Adven adalah masa “antara” (kedatangan-Nya kembali sebagai hakim yang agung). Masa antara ini tentu bukan masa yang mudah untuk dihadapi apalagi dilalui. Bagaimana dengan kita hari ini, ketika harus menjalani kehidupan yang tidak dapat kita prediksi. Bagaimana respon kita? Jangan biarkan situasi hidup merampas sukacita dan damai sejahtera kita!! Berikut ini adalah tips dari Maria supaya kita tetap dapat bersyukur, bergembira bahkan memuliakan Tuhan dalam sikon yang tidak dapat kita prediksi:

  1. Miliki kepekaan
    Maria peka mendengar informasi yang disampaikan oleh malaikat Tuhan kepadanya, semua kunci kepekaan tersebut ada pada kedekatannya dengan Allah. Apakah kita juga peka mendengar suara Tuhan??
  2. Karunia – Anugerah
    Sadari bahwa setiap peristiwa yang terjadi dalam kehidupan itu adalah anugerah Tuhan. Siapakah aku, sehingga Tuhan mempercayakan masa-masa sulit ini kepadaku? Kepada keluargaku? Pekerjaanku? Study-ku? Belajar melihat segala peristiwa dari perspektif Tuhan, maka kita akan dapat melihat bahwa yang terjadi pada kita adalah sebuah karunia – anugerah.
  3. Taat / tunduk / berserah
    FIAT TERJADILAH. Seperti Maria, jangan ragukan Dia!!! Itu yang membuat Maria bebas dari rasa takut dan khawatir!!
  4. IMAN = PERCAYA kenali Dia. Tuhan tidak akan bawa kita pada kecelakaan!!
  5. Tidak sendiri (Lukas 1:28), Tuhan menyertai!!

Jiwaku memuliakan Tuhan (Magnificat) terjadi karena penyerahan diri (Fiat). Yang dimaksud dengan Magnificat disini lebih dari pujian, tapi pujian yang memberi dampak pada kita secara pribadi, namun akan jadi makin indah bila itu (Magnificat) berdampak pada orang lain (Maria-Elizabeth). Tidak ada alasan untuk kita tidak senantiasa bernyanyi, bersukacita dan muliakan Dia dalam segala keadaan. Muliakan Tuhan lewat seluruh hidupmu, dalam segala keadaan!! (RIW)