GONCANGAN EKONOMI?! NGAPAIN TAKUT, TUHAN HADIR!!

Bacaan:

 
 

Tanggal 6/7 Februari 2021

Lagu anak Sekolah Minggu: “Jalan serta Yesus” (Walking with Jesus), bukan saja membuat suasana Sekolah Minggu menjadi “hidup” dan sukacita, tetapi juga mendalamkan pengajaran, kita harus berani dan tabah dalam menghadapi tantangan hidup nyata, baik suka maupun segala duka, asalkan kita bersama Yesus! Sebab memang, kehadiran Tuhan Yesus selalu menjadi kabar baik, selalu menjadi jawaban / solusi yang dibutuhkan oleh orangorang di sekitar-Nya.

Karena itu mari kita sebagai para murid Yesus, berani memiliki prinsip iman dan mental orang beriman yang sedemikian:

A. Percaya Yesus senantiasa hadir membawa kabar baik, Ia hadir dalam pergumulan nyata dunia / kita dan bertindak bagi kebaikan dunia / kita

Markus 1: 38-39 “… supaya di sana juga Aku memberitakan Injil, karena untuk itu Aku telah datang.” Lalu pergilah Ia ke seluruh Galilea dan memberitakan Injil dalam rumah-rumah ibadat mereka dan mengusir setan-setan.
Jika pada konteks ±2000 tahun lalu, Yesus menjadi jawaban atas berbagai pergumulan riil, seperti: kesehatan, orang dikuasai setan / roh jahat, dan lain-lain, maka pada masa kinipun Yesus menjadi jawaban bagi pergumulan riil dunia, pergumulan: ekonomi, sakit penyakit, pandemi, masalah kemiskinan, ketidakadilan, demokrasi, pemanasan global, dan lain-lain masalah nyata dunia kita.

B. Mari kita meneladani karakter unggul Tuhan Yesus, yang mengatur waktu hidupnya dengan baik, rajin bekerja, sehingga hidup Yesus benar-benar optimal dan maksimal menjadi berkat bagi dunia. Kekuatan karakter tersebut berakar pada hubungan relasi-Nya yang begitu erat dengan Bapa-Nya (Markus 1:35). Kehidupan doa Yesus dan karakter unggul Yesus demikian mestinya menjadi karakter dan kehidupan kita (pengikut Yesus)!

C. Bekerja / berusaha giat adalah ekspresi nyata dari iman Kristen yang ingin menjadikan dirinya menjadi kabar baik yang nyata bagi dunia. Inilah ungkapan syukur kita atas semua kasih Allah dan karya Tuhan kepada kita. Seperti ibu mertua Simon Petrus (Markus 1:31), begitu ia disembuhkan segera ia melayani semua orang yang ada di sekitarnya, inilah ungkapan syukur yang nyata dalam tindakan dan karya nyata!

D. Mari menjadi kabar baik bagi keluarga dan dunia sekitar kita, dengan sikap kita yang berani menghadapi pandemi dan dampak-dampaknya dalam kehidupan dunia / kita. Inilah saatnya suami isteri (dan anggota keluarga) saling menjadi kabar baik satu kepada yang lain dengan saling melayani dan saling kompak menghadapi goncangan ekonomi keluarga. Inilah saatnya gereja menjadi kabar baik bagi sesama sekitarnya.

Maukah kita mengandalkan Kristus dalam menghadapi pandemi dan dampak pandemi ini? Dan maukah kita meneladani hidup Yesus (tujuan hidup-Nya, budaya hidup-Nya, karakter-Nya, ajaran-Nya), agar kita makin menjadi “kabar baik” bagi keluarga dan sesama / dunia. Amin. (PL)