ANUGERAH DAN ANTUSIASME

Bacaan:

 
 

Tanggal 20/21 Maret 2021

Siapapun kita, setiap hari bahkan setiap waktu kita diperhadapkan pada banyak hal dan kita harus mengambil keputusan. Mulai dari hal sederhana sampai dengan hal yang prinsip. Dan kita paham betul ketika keputusan yang kita ambil salah, maka AMBYAR lah semuanya. Sebagai pengikut Kristus setiap saat kita juga akan selalu diperhadapkan pada persimpangan pilihan yang tidak mudah dan kita harus ambil keputusan. Secara khusus hari ini, di tengah kehidupan yang tidak mudah ini kita mau memilih: tetap ikut Yesus (memilih anugerah-Nya), atau ikut dunia (memilih mengikuti keinginan-keinginan dunia). Dari Yohanes 12:21 “Orang-orang itu pergi kepada Filipus, yang berasal dari Betsaida di Galilea, lalu berkata kepadanya: Tuan kami ingin bertemu dengan Yesus”. Kita dapat melihat bahwa sesungguhnya mereka orang Yunani itu ada di persimpangan pilihan yang tidak mudah: pertama, menyangkut identitas Yunani mereka; kedua, keingintahuan mereka untuk mengenal Yesus. Dan mereka memilih dan memutuskan untuk mengenal Dia. Apakah konsekuensinya ketika mereka saat itu / kita saat ini memilih menerima anugerah itu? Kita akan diberi ANTUSIAS. Apakah ANTUSIAS itu? ANTUSIAS berasal dari kata “ENTHEOS” (Allah di dalam / berada di dalam).

Artinya jika Allah berada dalam diri kita maka dalam segala keadaan:

  1. Kita akan terus menjadi pribadi yang semangat. Semangat apa? Semangat untuk mencintai Dia, semangat untuk menjalani kehidupan.
  2. Kita akan jadi orang yang kreatif, inspiratif.
  3. Kita jadi pribadi yang terus ingin mencari dan mengenal Dia.

Dari teks, kita dapat menjumpai setidaknya 4 kelompok orang yang memiliki semangat luar biasa. Tapi jangan bangga dulu!! Karena sedalam apakah antusias / semangat kita itu, akan diuji ketika kita bertemu dengan salib.

Bagaimana kaitannya dengan kehidupan kita saat ini? Saudara, tidak usah ada pandemi saja, hidup kita sudah susah! Tidak sedikit orang yang stress, frustasi putus asa ketika harus menghadapi Pandemi (pergumulan) SALIB itu!! Disinilah kita diajak untuk melihat perbedaan antara orang yang: memilih dunia dengan segala kenikmatannya, atau memilih Yesus (anugerah) itu walau harus berhadapan dan bahkan berjalan dengan salib itu. Kesulitan (salib) dalam pekerjaan, study, pelayanan, rumah tangga tidak akan membuat mereka menyerah / putus asa, tetapi justru akan membuat semangat mereka berkobar-kobar (mau berjuang, mau berusaha, tidak menyerah, tidak mengeluh!!). Semangatnya untuk mencintai Tuhan tidak luntur sekalipun mereka harus menghadapi dan berjalan dengan salib itu!! Mengapa bisa demikian? Karena En-Theos (Allah ada di dalam). Hari ini kesulitan keuangan membuat banyak orang jadi ciut, nglokro. Bagi mereka yang memilih dunia akan mencari jalan alternatif (mbah dukun). Tapi bagaimana dengan mereka yang memilih Yesus? Kesulitan justru akan membuat mereka semakin kreatif. Mengapa bisa demikian? Karena En-Theos (Allah ada di dalam). Kesulitan / salib yang harus dipikul justru membuat kita semakin ingin mengenal Dia!!! Semakin mencintai Dia!! Sehingga walaupun dalam kabut gelap sekalipun ketika mata manusia kita tidak dapat melihat Dia, namun kita bisa merasakan kehadiran-Nya yang menjadi kekuatan buat kita. Mengapa bisa demikian? En-Theos (Allah di dalam) (RIW)